Kenapa Suara Bayi Tiba-tiba Serak? Belum Bisa Bicara, Tapi Mengapa Suara Bayi Bisa Serak? Ini Jawabannya!

by -120 views

Kenapa Suara Bayi Tiba-tiba Serak? Belum Bisa Bicara, Tapi Mengapa Suara Bayi Bisa Serak? Ini Jawabannya! – Mama mungkin cemas saat mendengar bayi menangis dan suaranya terdengar serak. Ya, tak hanya pada orang dewasa, suara serak juga bisa terjadi pada bayi.

Jangan khawatir dulu mama, kalau menurut informasi dalam situs KidsHealth, suara serak adalah salah satu jenis disfonia atau gangguan suara yang memang sering terjadi pada anak dan balita karena berbagai kondisi yang mempengaruhi struktur atau fungsi laring.

Biasanya suara bayi serak akan membaik dengan sendirinya dalam hitungan jam atau hari, namun ada juga serak kronis yang tidak kunjung membaik bahkan setelah hitungan minggu atau bulan.

Suara serak yang terdengar kasar dan kurang jelas sebenarnya terjadi akibat adanya tarikan, iritasi, atau peradangan di pita suara sehingga tidak bisa bergetar dan memproduksi suara dengan normal.

Suara bayi yang serak seperti teredam, disertai batuk, dan napas yang berbunyi grok-grok mungkin menandakan peradangan pada saluran napasnya, bisa terbatas pada rongga hidung (rhinitis) dan tenggorokan (tonsilofaringitis), namun bisa juga terjadi pada saluran napas yang lebih dalam, contohnya laring (laringitis), bronkhus (bronkhitis), bronkhiolus (bronkhiolitis), bahkan paru (pneumonia).

READ  Ini Dia Kelebihan serta Kekurangan Hp Oppo A33 yang Bisa Anda Ketahui

Pencetus peradangan ini bisa bervariasi, contohnya karena alergi, pajanan asap kimia, infeksi virus atau bakteri, aspirasi (tersedak benda asing selain udara ke paru-paru), gangguan imunitas, refluks asam lambung, dan sebagainya.

Pada kondisi-kondisi seperti ini, seringnya keluhan terasa sangat mengganggu, hingga membuat bayi menjadi rewel, sulit tidur, juga sulit menyusu. Pada kasus yang lebih berat, bahkan bisa muncul napas cepat, sesak, muntah-muntah, kebiruan, mengi, demam, dan sebagainya.

Tidak selalu kondisi bayi Anda tersebut berbahaya. Asalkan tidak ada gejala berat (seperti disebutkan di atas) yang bayi Anda alami, dan asalkan keluhan bayi Anda baru berlangsung 1-3 hari ini, seringnya tidak ada yang perlu Anda khawatirkan. Bisa juga, keluhannya muncul murni akibat bayi Anda habis menangis berlebihan serta habis terpajan suhu dingin atau polusi.

Tak hanya itu, dilansir Mom Junction, berikut adalah beberapa faktor lain yang bisa membuat suara bayi terdengar serak saat menangis.

Penyebab Suara Bayi Terdengar Serak saat Menangis

1. Infeksi Saluran Pernapasan Atas

READ  5 Keuntungan Booking Hotel Via Online

Beberapa infeksi virus dan bakteri, bisa menyebabkan laringitis atau kotak suara yang meradang. Peradangan ini bisa membuat pita suara bayi yang terletak dalam laring menjadi bengkak dan membuat suaranya terdengar serak.
Tak hanya itu, stridor juga bisa jadi penyebab suara serak pada bayi. Stridor adalah suara mengi yang terdengar karena laring, trakea, dan bronkus menjadi meradang. Bila Anda mendengar suara si kecil dari serak menjadi mengi, segeralah bawa ke dokter, Moms.

2. Menangis Berlebihan

Ya, menangis terlalu lama dan berlebihan juga bisa membuat tenggorokan si kecil menjadi sakit. Bayi yang sedang kolik misalnya, cenderung lebih sering menangis, sehingga laring mereka menjadi meregang dan menimbulkan suara serak.

Oleh karenanya, sebaiknya Anda jangan dulu panik. Cobalah atasi kondisi bayi Anda dengan langkah berikut:

3. Beri bayi Anda ASI lebih sering

Usahakan tidak menyusui dengan dot, apalagi sambil berbaring, utamakan menyusuinya langsung dari payudara agar bayi tidak rentan tersedak

Hindarkan bayi agar tidak menangis berlebihan, seperti dengan teratur menyusuinya tanpa perlu menunggunya lapar, teratur mengecek popoknya agar selalu kering, tidurkan ia dengan teratur, dan kondisikan lingkungan sekitar bayi agar selalu nyaman

READ  Manfaatkan Jasa Pembasmi Kutu Busuk untuk Mencegah 5 Masalah Kesehatan Ini

Mandikan bayi Anda dengan air hangat, gunakan juga air humidifier di tempat tinggal bayi bila memungkinkan, hindarkan bayi dari pajanan udara kering dan dingin berlebihan, kenakan pada bayi pakaian yang nyaman dan mampu menghangatkannya

Jauhkan bayi dari asap rokok dan polusi

Tidak sembarangan memberi bayi obat apapun tanpa resep dokter
Akan tetapi, bila keluhannya bertahan hingga waktu yang lama, atau bila muncul keluhan berat seperti disebutkan sebelumnya, Anda sebaiknya lebih waspada dan periksakan bayi Anda langsung ke dokter atau dokter spesialis anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *